Tanjakan Silayur Semarang Jadi Pusat Kuliner Nusantara

Tiket3.com, Semarang- Tanjakan hutan Silayur di Ngaliyan Semarang, kini telah menjadi salah satu tempat wisata kuliner Nusantara di Kota Semarang. Pada akhir pekan, PKL, rumah makan dan restoran di pinggir jalan tanjakan itu pun ramai oleh pengunjung.

wisata kuliner tanjakan tanjung selayur semarang

Berbagai macam kuliner dari berbagai daerah di Indonesia, bisa dinikmati di kawasan ini. Di tempat ini pengunjung bisa menikmati berbagai macam menu berbagai daerah di nusantara, menu Sunda seperti nasi timbel, ayam bakar, dan ayam penyet. Ada juga kuliner khas Semarang, seperti tahu gimbal dan soto. Ada juga masakan Padang, Pempek Palembang, dan bubur Manado. Ada juga masakan dari Lombok, seperti nasi balap puyung, plecing kangkung, sambel beberuk, hingga macam kuliner dari negeri sakura Jepang, seperti sushi. Ada pula berbagai aneka makanan cepat saji. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Mulai dari Rp 10 ribuaan hingga Rp 20 ribu. Kawasn tanjakan Silayur sudah beberapa tahun ini memang berkembang menjadi salah satu tempat wisata kuliner di Kota Semarang, apalagi tempat tersebut bertambah ramai seiring dengan pertumbuhan perumahan di wilayah tersebut.

Dalam dua dekade terakhir ini, hutan dan bukit Silayur berubah menjadi perumahan-perumahan, di antaranya Bukit Silayur Permai, Vila Esperanza, Pandana, Griya Ngaliyan Asri, dan Permata Puri, belum lagi karena letaknya yang berada di tepi ruas jalan besar. Di lokasi tersebut  sudah ada lebih dari 50 tempat kuliner , mulai dari Pasar Ngaliyan, RS Permata Medika hingga Kedungpane.

Untuk mendukung kawasan ini menjadi salah satu ikon wisata kuliner di Kota Semarang, ada beberapa hal yang masih perlu dibenahi oleh pemerintah diantaranya  ruas jalan setempat yakni Jl Prof Hamka perlu dilebarkan agar tidak menimbulkan kemacetan, bias ditambah juga jalur darurat di wilayah tanjakan Silayur mengingat sering terjadi kecelakaan di lokasi tanjakan tersebut.

Camat Ngaliyan  berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang berencana membangun jalur darurat atau jalur penyelamat di kawasan tersebut. Pihaknya juga beedialog dengan Dinas Perdagangan untuk pergembangan kawasan wisata kuliner disana. Ada rencana, dinas terkait merevitalisasi dan melengkapi Pasar Ngaliyan dengan pujasera.